Teknologi

13+ Istilah Malware dan Virus Komputer yang Berbahaya

Istilah Malware dan Virus Komputer

Komputer kini sudah menjadi benda yang tidak asing bagi banyak orang. Setiap hari, kamu mungkin berhubungan dengan benda ini. Komputer dan Internet telah banyak membantu pekerjaan kita semua. Kemudahan mencari informasi, melakukan berbagai transaksi keuangan, menyimpan atau mengolah data menjadi sesuatu yang tidak terlalu membebani. Tetapi, dibalik kemudahannya, ada berbagai ancaman yang dapat merusak data atau komputer kamu baik PC maupun laptop.

Ketika kamu mendapati komputermu tidak bekerja sebagaimana mestinya, misalnya komputer lambat, hang, data yang dicari hilang, tampilan yang mengganggu ketika sedang bekerja, kamu mungkin berkesimpulan komputermu terkena virus. Sebenarnya ada berbagai ancaman yang mengincar saat kamu bekerja dengan komputer dan internet. Ancaman ini dapat merusak data, komputer, bahkan mencuri data penting.

Pengancam keamanan tidak hanya virus. Mungkin ada beberapa istilah yang pernah kamu dengar tetapi masih belum mengetahui apa maksudnya. Berikut penjelasan tentang hal-hal yang dapat mengancam komputer atau mengambil data pentingmu.

1. Adware

Ini merupakan suatu program yang akan menampilkan iklan terhadap komputer. Akan mengganggu sebab adware umumnya akan kenakan sumber kekuatan berasal dari komputer, akibatnya komputer terjadi lambat. Tersedia juga style adware yang muncul secara pop-up yang sanggup mengganggu kala Kamu tengah bekerja.

2. Brute Force

Merupakan kesibukan untuk membobol password bersama cara mengkombinasikan angka dan huruf secara berurutan. Amat berbahaya kecuali bersama teknik ini, orang yang bukan berhak berhasil sadar password Kamu lantas disalahgunakan. Untuk menangani persoalan ini, tersedia baiknya password yang digunakan bukan semata-mata terdiri berasal dari angka dan huruf tapi juga terdiri berasal dari simbol layaknya $, #, ], dan lainnya.

3. DDoS

Merupakan kepanjangan berasal dari Distributed Denial of Service, di mana suatu server atau komputer diserang bersama dengan dihujani kiriman information didalam ukuran yang amat besar oleh berlimpah komputer secara seiring. Akibatnya komputer itu sulit diakses atau kerusakan perangkat keras dikarenakan bukan bisa menampung kiriman information yang terlalu besar.

4. Exploit

Yaitu sebuah aplikasi yang berusaha mencari dan menyerang kelemahan dari sistem untuk mendapatkan akses atau dengan tujuan menginfeksi sistem atau komputer.

5. Fake Antivirus

Cara kerjanya adalah dengan membuat seolah-olah komputer terkena virus dan menyarankan untuk membeli antivirus untuk mengatasi virus tadi.

6. Hoax

Yaitu berita bohong yang biasa disebarkan melalui email atau website. Efeknya adalah kepanikan atau banyak pembacanya yang tertipu. Akibat lainnya adalah memberatkan jaringan internet karena pesan berantai dari berita bohong tersebut yang disampaikan ke orang lain.

7. Keylogger

Merupakan salah satu ancaman yang cukup berbahaya. Keylogger akan merekam inputan yang dimasukkan lewat keyboard untuk disimpan atau dikirimkan ke seseorang yang biasanya digunakan untuk tujuan yang tidak baik. Hal ini khususnya harus di waspadai apabila kamu memasukkan kata sandi di tempat-tempat umum seperti warnet. Password yang kamu masukkan melalui keyboard dapat diketahui dan bisa saja digunakan untuk tujuan yang tidak baik.

Salah satu cara terhindar dari keylogger adalah dengan menggunakan On Screen Keyboard saat harus menginput password. On Screen Keyboard bisa dijalankan dari dari program Windows yang berada pada Program > Accessories > Accessbility atau dengan mengetikkan “osk” dari Start | Run pada Operating System Windows.

8. Malware

Biasanya terdapat pada bootsector pada harddisk, kemudian mengubah program yang pertama kali dijalankan. Sistem yang biasanya terkena dampaknya pertama kali adalah Sistem Operasi. Infeksi pada Sistem Operasi ini memudahkan malware untuk menyebarkan diri atau menyebarkan virus pada media penyimpanan seperti CD ROM atau Flash Disk.

9. Phising

Merupakan bentuk penipuan di internet bersama dengan membawa dampak seseorang mau memberi tambahan info signifikan yang bukan berhak diketahuinya. Misalnya, bersama dengan mengakibatkan suatu web site yang serupa bersama dengan situs suatu bank. Seorang korban bukan tahu dia udah tertipu sesudah itu memasukkan password yang sehabis diketahui oleh si pembuatnya sanggup saja digunakan untuk menguras tabungan korban.

10. Rootkit

Yaitu program yang bertujuan menyembunyikan program lain yang berjalan. Biasa digunakan untuk menyebarkan malware, virus, atau keylogger.

11. Spam

Memaksudkan email yang tidak diharapkan. Biasanya merupakan email iklan atau menjadi pancingan agar seseorang mengunjungi website tertentu yang sebenarnya merupakan phising atau untuk menyebarkan malware. Pesan yang dikirimkan bisa saja dalam jumlah banyak sehingga menghabiskan waktu untuk menghapusnya.

12. Trojan

Bertindak seolah-olah dirinya adalah program baik yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaan pengguna. Tetapi, sebenarnya di dalamnya terdapat fungsi yang membahayakan sistem secara keseluruhan atau untuk mencuri informasi rahasia. Trojan mudah menyebar ke komputer lain.

13. Worm

Merupakan malware yang dapat menggandakan diri kemudian mengirimkan hasil penggandaan dirinya melalui jaringan tanpa harus ada aktivitas tertentu yang dilakukan user. Worm dapat berbahaya karena dapat menjadi pintu masuk bagi virus, malware atau program merusak lainnya.

Sebaiknya berhati hatilah menggunakan komputer anda, terutama jika terhubung dengan internet. Karena banyak virus yang terseber di internet yang dapat membahayakan komputer anda.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button